Tips dan Panduan Membeli Hyundai H1 Diesel Bekas

Kiprah Hyundai H1 di Indonesia sudah terbilang cukup lama. Namun masih cukup layak dipilih untuk kendaraan utama keluarga sekalipun itu keluaran tahun rendah sebab harganya di pasar mobil bekas semakin terjangkau. Oleh karena itu Anda harus lebih jeli saat mengecek kondisinya agar tidak salah pilih dan keluar biaya banyak untuk perbaikannya. Tidak masalah, tapi harus lebih hati-hati dan sabar.

Tips dan Panduan Membeli Hyundai H1 Diesel

Hyundai H1 diesel mengandalkan mesin 2.497 cc 4 silinder turbo bertenaga 170 dk di 3.800 rpm dan torsi maksimal 392 Nm di 2.000-2.500 rpm. Transmisinya masih 5-speed otomatis.

Memang jika diperhatikan torsinya cukup menjanjikan. Walau kalau dibandingkan unit diesel masa kini torsinya masih kalah. Pun diraih di putaran cukup tinggi, yakni 2.000 rpm ke atas. Rata-rata mesin diesel modern mengailnya di kisaran 1.500 rpm. Plus, transmisinya cuma punya 5 gigi.

Ditambah postur tubuh besar, H1 cukup kesulitan menarik tubuhnya yang bongsor tersebut. Hasil pengujian Topgir saat kondisi baru, Hyundai H1 diesel mencatat konsumsi BBM 9,5 km/l di dalam kota dan 14,8 km/l di tol. Tidak jelek untuk mobil dengan daya angkut sampai 12 orang.

Panduan Membeli Hyundai H1 Diesel


Mengingat usianya yang bisa saja mencapai 5 tahun lebih, check list yang mesti Anda siapkan cukup banyak. Yang terpenting adalah mesin. Di 2011, BBM diesel oktan tinggi seperti Pertamina DEX belum jamak ditemukan dan masih mahal. Alhasil, untuk alasan kepraktisan dan mengirit biaya operasional, banyak yang memakai Solar.

Nah, 3 komponen utama wajib diperhatikan di sini. Mulai dari filter dan pompa BBM, hingga ke injektornya. Cara paling mudah adalah dengan menelisik buku servis mobil. Jangan ambil risiko kalau ternyata mobil yang diincar tidak memiliki rekam jejak perawatan yang jelas.

Coba pula amati mesinnya saat kondisi idle. Meski diesel, getaran mesin H1 sudah cukup halus. Periksa pula kalau ada yang mencurigakan, seperti bekas lelehan oli atau part yang terlihat usang. Injak pedal gas dan perhatikan asap yang keluar. Asal tidak berlebih, asap hitam masih wajar. Waspadai kalau berlebih atau malah berwarna putih.

Hyundai H1 didesain dengan akomodasi besar. So, perhatikan pula komponen suspensinya. Ban dan rem juga mesti masuk daftar cek. Jangan sungkan untuk melakukan test drive lebih dulu.

Oh ya, amati detail interior. Dengan daya angkut besar, H1 banyak dipakai untuk kebutuhan komersil. Dengan usia hingga 5 tahun, ada risiko panel-panel interiornya mulai usang atau bahkan rusak.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel