Tips dan Panduan Membeli Mazda CX-5 Bekas

Kehadiran Mazda CX-5 pada 2012 cukup menyita perhatian. SUV kompak ini menjadi produk pertama Mazda yang mengadopsi desain KODO – Soul of Motion dengan ciri khas bentuk gril setengah lingkaran.

Tidak hanya desain pertama, CX-5 juga menjadi mobil pertama Mazda yang menggunakan teknologi SKYACTIV pada mesin dan transmisinya. Teknologi ini diklaim Mazda memberikan tenaga yang besar namun dengan konsumsi BBM yang irit.

Panduan dan Tips Membeli Mazda CX-5 Bekas

Tidak heran bila pada 2012 sampai 2014 mobil ini sempat menjadi tulang punggung penjualan PT Mazda Motor Indonesia. Ini menjadi indikasi bahwa SUV menjadi pilihan menarik selain MPV yang masih mendominasi penjualan di Indonesia.

Dari hasil pengetesan kami, Mazda CX-5 2.500 cc berteknologi SKYACTIV patut dibanggakan oleh Mazda karena akselerasi CX-5 dari 0-100 km/jam hanya butuh waktu 8,6 detik. Waktu yang baik dengan bermodalkan tenaga 187 dk dan torsi 250 Nm.

Bila Anda ingin mengendarai sebuah SUV yang fun to drive, Mazda CX-5 mampu memberikannya. Tenaganya yang besar dan gesit diimbangi dengan kesigapan handling kala bermanuver. Meskipun suspensinya masih terasa sedikit keras untuk sebuah SUV.

Juga bisa menjadi pertimbang­an Anda adalah limpahan fitur pada CX-5. Mazda membekalinya dengan sunroof, cruise control, rear camera, climate control, jok elektrik pada varian tertinggi dan jok kulit. Ini menjadi keistimewaan tersendiri karena jarang ditemui dikelasnya.

Meski begitu ada beberapa hal yang tetap harus Anda cek dan perhatikan ketika membeli mobil bekas Mazda CX-5 ini. Nah, ingin tahu poin apa saja itu? Simak ulasan berikut.

Sejarah Mazda CX-5 di Indonesia


2012 : Tahun pertama kali Mazda meluncurkan CX-5 di Indonesia. Saat itu yang bermesin 2.000 cc. Meskipun saat itu pasar SUV masih jauh dibawah MPV, PT Mazda Motor Indonesia tetap percaya diri bahwa produknya mampu diterima dengan baik oleh masyarakat. Terbukti, dengan desain Kodo yang pertama kali diterapkan oleh Mazda membuat tampilannya tampak mewah.

Belum lagi teknologi SKYACTIV pada mesin dan transmisinya menyedot perhatian pecinta otomotif di Tanah Air. Alhasil Mazda CX-5 sempat menjadi tulang punggung Mazda Indonesia selama 3 tahun menggantikan Mazda2 yang telah banyak berkontribusi sejak 2009.

2013 : PT Mazda Motor Indonesia meluncurkan varian baru dengan kapasitas mesin lebih besar yakni 2.500 cc. Sama seperti varian 2.000 cc, mesin baru Mazda CX-5 ini juga menggunakan teknologi SKYACTIV. Tidak hanya mesin, CX-5 varian tertinggi dari tipe ini juga dilengkapi dengan fitur keamanan terbaru i-ACTIVSENSE Technology yang memaksimalkan komponen Active Safety dari kendaraan.

2015 : Di tengah gempuran produk-produk SUV baru dari para rivalnya, Mazda mencoba untuk mempertahankan posisinya dengan menghadirkan CX-5 facelift. Perubahan eksterior seperti desain gril, desain lampu dan juga pelek membuatnya tampil kian atraktif.

Paling menarik ialah pengaplikasian fitur MZD Connect yang kini menjadi senjata andalan Mazda pada lini produknya termasuk di Mazda2 dan Mazda6. Fitur pengontrolan terintegrasi yang dahulu hanya ditemui di mobil-mobil mewah seperti BMW dan Mercedes-Benz, kini bisa ditemui di mobil dengan harga dibawah Rp 500 juta ini.

Panduan Membeli Mazda CX-5 Bekas


Suspensi
Ciri khas SUV ialah ground clearance yang tinggi. Biasanya pemilik sebelumnya akan sering melewati medan berat dengan kondisi jalan yang rusak. Cek kaki-kaki mobil dengan mengetesnya. Bila bantingan suspensinya terasa sangat keras ada kemungkinan terdapat masalah.

Mesin
Teknologi pada mesin SKYACTV CX-5 sudah sangat canggih. Perlu perawatan rutin di bengkel resmi yang lebih mengerti. Cek pada area dekat tabung cairan dan pastikan tidak ada kebocoran. Pastikan juga mesin tidak ngelitik (knocking) atau lamban. Bila terasa hal-hal tersebut segera cek ke bengkel resmi atau bawa montir pribadi sebelum membelinya.

Catatan Servis
Dengan umur paling tua adalah 3 tahun, pastikan Mazda CX-5 bekas yang Anda beli mempunyai catatan servis yang jelas dari pemilik sebelumnya. Bisa dicek pada buku servisnya apakah mobil yang Anda incar ini melakukan perawatan rutin sesuai dengan anjuran pabrikan. Bila mobil yang Anda incar masih ada garansinya, tidak ada salahnya untuk cek ke bengkel resmi agar semua fungsinya berjalan dengan normal.

Jaringan Bengkel
Salah satu yang harus Anda perhatikan ketika membeli mobil Mazda ialah jaringan bengkel resmi yang belum banyak. Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Medan sudah bisa ditemui meski belum terlalu banyak. Persoalan bila Anda tinggal di kota-kota kecil sehingga akan butuh perjalanan cukup jauh untuk ke kota besar untuk menyambangi bengkel resmi Mazda. Total sejauh ini sudah ada 45 bengkel Mazda di seluruh Indonesia.

BBM
Sebagai mobil pertama yang menggunakan mesin teknologi canggih SKYACTIV, Anda harus siap merogoh kocek sehari-hari dengan mengisi BBM CX-5 dengan minimal RON 92. Bahkan PT Mazda Motor Indonesia tidak merekomendasikan BBM dibawah RON tersebut karena bisa mempunyai efek buruk pada mesin.

Spare Parts
Berbeda dengan pabrikan Jepang pada umumnya yang sudah banyak spare parts aftermarket, Mazda belum cukup masif untuk menemukannya. Sehingga Anda akan membutuhkan biaya ekstra ketika harus mengganti spare parts karena harus membeli yang OEM (original equipment manufacturing).

Tips Memilih Mazda CX-5 Bekas


Mazda CX-5 termasuk SUV dengan teknologi mesin yang canggih dan fitur banyak. Perlu perawatan rutin untuk menjaga performa mesin, seperti ganti oli tepat waktu. Dari banyaknya konsumen yang datang cukup banyak yang mengeluhkan bangku penumpang belakang kurang nyaman karena terlalu tegak. Suspensinya memang agak keras tidak senyaman SUV lainnya. Tetapi masih asyik untuk dikendarai.

Dari beragamnya varian yang dijual oleh Mazda, Topgir merekomendasikan varian CX-5 2.500 cc Touring. Selain tampilan yang lebih keren, fiturnya juga lebih lengkap. Terlebih yang sudah dilengkapi fitur i-Stop yang bisa meningkatkan efisiensi BBM. Namun harganya masih tergolong mahal karena produksi 2014 sehingga tidak jauh berbeda dengan unit barunya. Tetapi bila Anda mencari termurah, varian Sporty produksi 2012 bisa menjadi opsi menarik meskipun harus mengorbankan fitur-fitur mewah di tipe tertinggi. Semua tergantung dari kebutuhan dan budget Anda.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel