Pilihan Mobil Bekas Murah 70 Jutaan

Meskipun kelas mobil murah saat ini sedang ramai di pasaran, dengan budget yang sama Anda bisa mendapatkan mobil dengan gengsi setingkat diatas mobil LCGC biarpun kondisinya sudah tangan kedua. Apa saja mereka?

Kian ramainya kelas Low Cost Green Car (LCGC) menjadi kabar cerah bagi Indonesia. Selain faktor teknis yang irit dan ramah lingkungan, mobil-mobil LCGC juga unggul di soal harga karena lebih terjangkau untuk ukuran mobil baru. Masyarakat luas pun kian berpeluang merasakan nikmatnya mobil baru. Di kelas ini ada Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Suzuki Karimun Wagon R, Honda Brio Satya dan Datsun GO+ Panca.

Tapi di sisi lain, LCGC bukanlah kelas yang bergengsi. Mengingat harganya yang hemat, maka fitur yang dimiliki terbilang basic. Begitu juga dengan kelengkapan lain yang tidak semewah mobil-mobil di atasnya.

Beda ceritanya jika dengan budget serupa, Anda unakan untuk membeli mobkas. Maka pilihan yang ada akan lebih mewah dengan fitur yang jauh lebih lengkap.

LCGC juga dianggap sebagai entry level bagi konsumen yang pertama kali ingin membeli mobil. Sebagai kelas awal, tentu harga termurah menjadi pertimbangan. Saat ini Daihatsu Ayla D M/T menjadi yang paling murah dengan banderol RP 76,5 juta. Nah, nominal itulah yang kami jadikan patokan mencari mobkas rekomendasi Topgir.

Sekarang pilihannya ada pada Anda, meminang mobil baru LCGC atau mobil bekas dengan kelengkapan dan gengsi lebih tinggi.


BMW E36 323i 


Kuatnya image BMW sebagai mobil Eropa yang mewah memang tak bisa dipungkiri. Bagi Anda yang mengidolakan mobil berlambang ba­ling-baling ini, dengan harga yang lebih terjangkau, sekarang Anda bisa memilikinya untuk menaikkan gengsi.

Karena kapasitas mesinnya yang besar dengan tenaga 170 dk tentunya asik untuk dipacu. Trend positifnya juga dilanjutkan dengan pengendaliannya yang mumpuni. Tapi berhubung umurnya yang termasuk lawas, ada baiknya Anda lebih teliti dalam melakukan pengecekannya sebelum momboyong sedan Jerman ini ke dalam garasi

Tahun: 1997
Mesin: 2.496 cc 6-silinder,170 dk
Harga: Rp 70 jutaan

Keunggulan : 
Tenaga dan torsi berlimpah
Pengendalian
Suara mesin

Kelemahan :
Bensin agak boros
Daya tahan
Tahun produksi

Honda City Type Z

Karena mempunyai konsep sebagai sedan perkotaan, Honda City dibekali pengendalian yang cukup gesit. Pas untuk dijadikan mobil harian guna mendukung aktivitas pergi-pulang kerja ataupun kegiatan liburan Anda.

Di samping mampu menghasilkan tenaga yang oke, untuk konsumsi BBM-nya, Honda City termasuk irit karena memang mesinnya juga sudah berteknologikan VTEC. Dengan begitu sedan ini bisa jadi pilihan yang mena­rik. Hanya saja, bagi beberapa orang modelnya kurang begitu menarik dan agak terlihat lawas.

Tahun: 2001
Mesin: 1.498 cc 4 silinder, 115dk
Harga: Rp 75 jutaan

Keunggulan : 
Hemat BBM
Tenaga mesin
Perawatan mudah

Kelemahan :
Model usang
Populasi
Masalah AC

Hyundai Getz


Pertama kemunculannya, Getz cukup mendapat respon positif cukup baik di pasaran karena bodinya yang kompak dan menarik. Tidak hanya itu, Hyundai juga membuat mobil ini dalam versi 2-pintu (kupe). Sehingga cocok bagi Anda yang ingin tampil beda dengan harga terjangkau.

Untuk mesin memang teknologi­nya biasa saja, namun ketika sudah mulai mengendarainya suasana kabinnya tergolong hening. Dimensinya yang tidak besar juga mendukung untuk berlalu lintas di jalanan perkotaan yang padat.

Tahun: 2003
Mesin: 1.345 cc 4-silinder, 97 dk
Harga: Rp 75 jutaan

Keunggulan : 
Ada versi 2-pintu
Model menarik
Fitur

Kelemahan :
Populasi
Teknologi mesin sederhana

Toyota ‘All-New’ Corolla


Karena sebagai generasi penerus dari Toyota Great Corolla, sedan ini masih mengadopsi sasis bodi dan mesin yang sama dengan model sebelumnya. Karena citra Toyota yang kuat akan jaringan servis yang luas, mobil tahun 90-an ini masih cukup dilirik oleh beberapa orang.

Bila Anda menemukan ‘All-New’ Corolla dalam kondisi baik, mobil ini termasuk mobil yang tidak merepotkan untuk perawatannya. Selain itu, suku cadangnya masih banyak dijual di pasaran. Namun, untuk sebagian orang model eksteriornya kurang terlihat menarik.

Tahun: 1999
Mesin: 1.762 cc 4-silinder,135 dk
Harga: Rp 75 jutaan

Keunggulan : 
Suku cadang murah
Daya tahan
Jaringan servis

Kelemahan :
Model kurang menarik
Faktor keasyikan mengemudi

Mercedes-Benz C200 W202


Jika Anda ingin menaikkan gengsi dengan memilih mobil Eropa, sedan Mercedes-benz berkode W202 bisa dijadikan incaran. Salah satu karakter mobil Jerman adalah memiliki mesin yang kencang, begitupun dengan mobil ini, dengan tenaga 134 dk tentu akan cukup mengasyikkan bila dipacu di jalan tol saat suasana sedang lengang.

Memang perlu pertimbangan atau kemantapan hati yang lebih matang untuk membawa mobil ini ke garasi mobil Anda. Pasalnya perawatan mobil ini terbilang mahal untuk mengganti spare part-nya. Hal positif lainnya, ia mampu memuaskan pemiliknya karena memang mobil kelas Eropa terkenal akan kenyamanannya.

Tahun: 1997
Mesin: 1.998 cc 4-silinder, 134dk
Harga: Rp 78 jutaan

Keunggulan : 
Kenyamanan
Gengsi mobil Eropa
Model timeless

Kelemahan :
Konsumsi BBM
Kelistrikan
Tahun produksi

Toyota Kijang ‘Kapsul’


Setelah generasi Kijang ‘kotak’, Kijang ‘kapsul’ ini makin banyak diminati di pasaran. Salah satu kelebihan utamanya adalah di sektor akomodasi penumpang. Ia mampu mengakomodi penumpang hingga 8-orang, kabinnya lapang. Cocok bagi Anda yang senang melakukan pelesiran bersama keluarga ataupun kerabat dekat.

Bantingan suspensinya dirasa agak keras. Tapi, pesaing Isuzu Panther ini termasuk memiliki kaki-kaki yang tangguh. Sudah kelebihan Toyota memiliki jaringan servis luas, namun memang lebih mudah untuk menjaga perawatannya. Namun meskipun sehat, kekurangannya adalah suara mesin yang berisik.

Tahun: 2003
Mesin: 1.781 cc 4-silinder, 80 dk
Harga: Rp 78 jutaan

Keunggulan : 
Kaki-kaki tangguh
Perawatan mudah
Kabin lapang

Kelemahan :
Bantingan agak kaku
Suara mesin

Isuzu Panther

Mobil keluarga ini memang terkenal soal konsumsi BBM-nya yang termasuk irit. Bisa dijadikan pertimbangan bagi Anda yang mempunyai mobilitas tinggi atau suka berpergian bersama keluarga. Faktor lain orang masih mengincar mobil ini adalah soal perawatannya yang termasuk mudah.

Selain suasana kabinnya yang cukup lapang, mesin diesel mobil ini juga disukai banyak orang karena bandel atau tangguh. Hal tersebut terbukti dari Isuzu Panther model box yang sering digunakan oleh perusahaan-perusahaan jasa guna keperluan angkut dan pengirim­an barang.

Tahun: 2001
Mesin: 2.499 cc 4-silinder, 78 dk
Harga: Rp 75 jutaan

Keunggulan : 
Kabin lapang
Konsumsi BBM irit
Mesin tangguh

Kelemahan :
Suara mesin agak bising
Handling kurang stabil

Toyota Soluna GLi


Di kelas sedan kecil selain Vios, Soluna bisa dijadikan alternatif bila Anda ingin membeli salah satu mobil dari merek Toyota. Sedan ini termasuk mobil yang disukai oleh banyak orang karena mempunyai konsumsi BBM yang bisa dibilang irit. Kaki-kaki Soluna juga termasuk kuat, mengingat kondisi jalan perkotaan yang sering berlubang.

Seperti Vios, sedan ini juga banyak digunakan oleh armada taksi. Perlu ketelitian untuk mengeceknya sebelum membeli. Dalam hal kualitas berkendara, pe­ngendalian Soluna termasuk menyenangkan dan cocok untuk digunakan harian.

Tahun: 2000
Mesin: 1.496 cc 4-silinder, 95 dk
Harga: Rp 70 jutaan

Keunggulan : 
Varian banyak
Kaki-kaki kuat
Konsumsi BBM hemat

Kelemahan :
Interior sederhana
Bantingan agak kaku
Citra taksi
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel