Pilihan Mobil Bekas dengan Transmisi Matic CVT Terbaik

Tidak bisa dipungkiri jika transmsi otomatis menawarkan kemudahan dan kenyamanan lebih ketika berkendara. Dinamika kaki menjadi lebih santai dan praktis. Tentu ini akan sangat membantu ketika berada di kondisi jalan macet.

Namun dengan hadirnya teknologi CVT (Continuously Variable Transmission), Anda akan mendapatkan kualitas berkendara lebih menyenangkan lagi.

Jika dibanding transmisi otomatis konvensional, kehebatan dari teknologi ini adalah mampu memberikan penyaluran tenaga yang halus tanpa terasa adanya perpindahan gigi.

Pilihan Mobil Bekas dengan Transmisi Matic CVT Terbaik

Kemudian keunggulan lain dari CVT adalah mampu menyuguhkan konsumsi bahan bakar lebih efisien. Ini tak lain karena transmisi ini cenderung melajukan mobil dengan putaran lebih rendah di kecepatan yang sama dibanding transmisi otomatis konvensional.

Di pasar mobil bekas, sudah cukup banyak pilihan mobil yang menggunakan transmisi CVT. Sehingga Anda bisa mendapat banyak kebaikan transmisi ini dengan harga yang lebih bersahabat.

Honda HR-V 1.8 Prestige


Merupakan salah satu Compact SUV yang banyak diminati konsumen. Di balik desain sportinya, ia juga dilengkapi fitur memadai seperti rem parkir elektris, AC climate control, cruise control dan atap panoramik yang memberikan kesan lega serta mewah pada kabin.

Untuk performa jelas lebih bertenaga. Jika Honda HR-V bermesin 1.497 cc butuh 11,1 detik, saat kami tes akselerasi 0-100 km/jam dengan tenaga lebih besar 19 dk, HR-V tipe tertinggi ini menyelesaikannya dalam waktu 10,5 detik.

Namun, konsumsi BBM HR-V 1.8 sedikit lebih boros ketimbang versi 1.5 yang bermesin 1.500 cc. Bila itu bukan persoalan SUV ini memiliki keasyikan berkendara istimewa untuk ukuran SUV kompak.

Tahun: 2015
Mesin: 1.799 cc 4 silinder i-VTEC, 139 dk
Harga: Rp 330 jutaan

Keunggulan :
Desain sporti
Fitur
Pengendalian

Kelemahan :
Konsumsi BBM
Bantingan suspensi
Headroom jok baris kedua

Honda City E


Seperti kebanyakan keluarga Honda yang lain, generasi keempat Honda City ini juga asyik dikendarai. Itu bisa dibuktikan dengan hadirnya tuas paddle-shift dibalik kemudi setir. Selain itu handling-nya pun terhitung tajam saat bermanuver.

Berbicara fitur, Honda City sebenarnya bisa dikatakan cukup. Sebut saja kontrol stabilitas, tombol audio setir, mode Eco, dan AC climate control sudah menjadi kelengkapan standar.

Hanya saja ia belum memiliki sensor parkir. Tapi jika dibanding rivalnya Toyota Vios, performa mesin City lebih bertenaga dan irit BBM.

Tahun: 2013-2015
Mesin: 1.497 cc 4 silinder i-VTEC, 120 dk
Harga: Rp 210-260 juta

Keunggulan :
Fitur
Fun to drive
Performa mesin

Kelemahan :
Belum ada sensor parkir
Harga

Nissan Juke RX


Daya tarik paling menonjol dari Nissan Juke adalah desain eksteriornya. Memang bukan kesukaan banyak orang, tapi justru itu yang membuatnya unik dan tampil beda.

Ia juga dilengkapi mode berkendara yang menghasilkan karakter mobil berbeda-beda. Bisa lembut lagi hemat BBM, bisa juga responsif sehingga asyik untuk dipacu. Hanya saja bantingan suspensi Juke terasa kaku saat melintas jalan tidak rata.

Sebagai teman perjalanan, head unitnya mampu menyajikan fitur browser untuk berselancar internet. Kemudian Navigasi GPS dan kamera parkir turut hadir untuk memudahkan aktivitas saat berkendara.

Tahun: 2014
Mesin: 1.498 cc 4 silinder Twin VTC, 114 dk
Harga: Rp 200 jutaan

Keunggulan :
Fun to drive
Fitur
Ground clearance

Kelemahan :
Legroom terbatas
Bantingan suspensi

Nissan Grand Livina HWS


Jika Anda mencari sebuah mobil keluarga jangan lewatkan Nissan Grand Livina dari daftar beli Anda. Dengan kapasitas 7 orang penumpang ia juga menyediakan roof monitor sebagai media hiburan untuk penumpang belakang.

Bukan hanya nyaman dikendarai karena memiliki bantingan suspensi empuk, Nissan juga meningkatkan performa pengendaliannya dengan memasangkan pelek 16 inci.

Jika dibandingkan rival, performa mesin Grand Livina memang berada dibawah Honda Brio RS. Namun, MPV Nissan ini memiliki desain interior yang lebih menggoda dan adanya tombol audio di kemudi yang memudahkan pengaturan perangkat hiburan saat berkendara.

Tahun: 2013-2014
Mesin: 1.498 cc 4 silinder Twin VTC, 109 dk
Harga: Rp 150-165 juta

Keunggulan :
Monitor penumpang belakang
Bantingan suspensi, desain interior

Kelemahan :
Bangku baris belakang
Performa mesin

Mitsubishi Mirage Exceed


Mitsubishi Mirage yang memiliki desain mungil bisa menjadi pilihan tepat sebagai transporter perkotaan yang identik dengan kemacetan. Sehingga lebih praktis dan lincah untuk mengambil celah di saat jalan padat.

Kemudian tidak hanya dari ukuran, Mirage telah dibekali mesin 3 silinder yang terkenal lebih efisien dalam mengonsumsi BBM. Meski bersilinder ganjil, tapi getarannya tidak kasar. Selain itu ia sudah dibekali dengan keyless entry, tombol start/stop yang membuatnya nampak lebih mewah.

Tahun: 2012-2014
Mesin: 1.193 cc 3 silinder MIVEC, 78 dk
Harga: Rp 110-125 juta

Keunggulan :
Fitur
Lincah
Akselerasi

Kelemahan :
Legroom baris kedua sempit
Limbung

Mitsubishi Outlander Sport PX


Penampilan Mitsubishi Outlander Sport sungguh menggoda. Ia memiliki fascia mirip seperti Mitsubishi Lancer EX yang sporti dan tak membosankan untuk dipandang. Terlebih itu dikombinasikan dengan ground clearance tinggi sehingga memberi kesan macho.

Pun begitu dengan kualitas pengendalian yang mumpuni. Outlander Sport tetap asyik untuk dikendarai dan minim gejala limbung walau memiliki postur tubuh agak besar.

Sayang ruang bangku baris kedua tidak bisa dikatakan lapang, tapi cukup memadai untuk diisi orang dewasa. Untungnya dengan lihai Mitsubishi memasangkan atap panoramik yang membuat aura kabin terasa lapang dan berkelas.

Tahun: 2012-2013
Mesin: 1.998 cc 4 silinder MIVEC, 150 dk
Harga: Rp 230-250 juta

Keunggulan :
Model macho
Pengendalian
Ground clearance

Kelemahan :
Legroom
Fitur

Toyota Corrola Altis


Model eksteriornya sungguh menggoda. Dengan bahasa desain Keen Look generasi ke-11 Corolla Altis ini tampil lebih berani dan sporti. Ia juga memiliki dimensi lebih lebar yang berdampak pada ruang kabin yang semakin lapang.

Meski dibekali performa mesin mumpuni, sayang dapur pacu Altis yang bertenagakan 151 dk itu masih belum mengungguli rivalnya Honda Civic dalam hal akselerasi.

Namun, jika Anda fanatik mobil Toyota, Altis mempunyai posisi mengemudi ideal. Pengaturan jok pun sudah elektris dan setir yang dapat diatur naik-turun. Toyota pun membuat Altis lebih kaya fitur. Contohnya seperti AC climate control, paddle-shift dan perangkat hiburan yang sudah bisa terhubung dengan internet.

Tahun: 2014-2015
Mesin: 1.799 cc 4 silinder VVT-i, 151 dk
Harga: Rp 320-340 juta

Keunggulan :
Desain sporti
Fitur
Kabin lapang

Kelemahan :
Akselerasi
Hanya ada satu varian
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel