Tips dan Panduan Membeli BMW Seri 3 E46 Bekas

BMW Seri-3 mendapatkan ketenarannya di Indonesia lewat generasi E30 di 1980-an. Setelah itu Seri-3 selalu menjadi tulang punggung penjualan BMW. Namun ada satu generasi yang cukup mencolok yakni E46 yang meluncur sesaat sebelum pergantian milenium di 1999.

BMW E46 Autobild

Generasi ini dinilai revolusioner. Bukan hanya teknologinya yang memiliki pengaturan elektronik sangat canggih, tapi juga bentuk bodinya nan memukau. Ciri khas Seri-3 sebelumnya yang mengotak seakan dihapus oleh E46 yang tampil lebih mengkurva. Bahkan hingga saat ini ia masih terlihat sangat nikmat dipandang.

Generasi E46 juga menandai berakhirnya era transmisi manual untuk Seri-3 di Indonesia. Seluruh varian yang dijual di sini mengusung transmisi otomatis dengan Steptronic alias memungkinkan perpindahan gigi secara manual di tuasnya.

Begitu digemarinya E46, sampai-sampai Anda masih bisa menemukan unit yang kondisinya masih baik karena dirawat terus oleh pemiliknya. Tampilan yang bergaya juga membuatnya masih bisa mengangkat gengsi si pemakai meski usia produksinya sudah hampir 15 tahun.

Sejarah BMW Seri 3 di Indonesia


1999: E46 hadir di Indonesia. Di awal kehadirannya, ada 2 varian yang ditawarkan yakni sedan dan coupe. Sedan memiliki varian 318i 4-silinder berkode mesin M43 dengan tenaga 118 dk. Tak ada versi manual, hanya transmisi otomatis Steptronic.

2000: Hadir versi coupe 323 ci bermesin 6-silinder dengan tenaga 170 dk. Juga ada 328 ci bertenaga 193 dk. Kedua varian coupe ini hanya dijual untuk celah pasar yang sempit. Versi sedan sendiri mendapatkan 325i yang memakai mesin 6-silinder bertenaga 170 dk.

2001: BMW memperbaiki kinerja mesin 325i. Tenaganya meningkat jadi 192 dk, lantas teknologi throttle by wire juga disematkan. Membuat pengendaraan jadi lebih berperforma sekaligus efisien.

2002: Dilakukan facelift pada eksterior E46. Lampu depan dan belakang diubah bentuknya sehingga berkesan lebih modern. Mesin 318i juga diganti dengan kode N43 yang memiliki tenaga 141 dk.

2003: BMW mengeluarkan tipe tertinggi dari sedan E46 yakni 330i. Mesin 2.979 cc 6-silinder ini menghasilkan tenaga 231 dk. Pada saat itu 330i dijual di kisaran Rp 600 juta.

Panduan Membeli BMW Seri 3 E46 Bekas


Instrumen
Seiring usia pemakaian, kadang bisa terjadi malfungsi di beberapa sistem mobil. Cara paling mudah mengeceknya adalah memantau apakah ada lampu peringatan menyala. Periksa juga pesan di sistem on-board computer yang akan memberitahu Anda ada masalah apa dengan mobil. Bila ditemukan suatu yang mencurigakan, ada baiknya dibawa ke bengkel resmi BMW untuk diadakan pengecekan menyeluruh.

Service Record
Mengingat usia kendaraannya, maka ada kemungkinan pemilik lama tak lagi menjalani perawatan berkala di bengkel resmi. Terpenting, di manapun ia merawat mobilnya, periksa riwayat pekerjaan yang dilakukan. Lantas lihat pula apakah bengkel yang melakukan pekerjaan adalah bengkel spesialis BMW terpercaya.

Interior
Saat baru, BMW Seri-3 E46 memiliki interior mewah berkualitas. Tapi mobil ini juga memiliki sejumlah tuas dengan cat lunak yang mudah terkelupas. Untuk yang memilih 325i atau 335i, periksa kondisi jok kulitnya.

Ruang Belakang
Seperti ciri khasnya, Seri-3 merupakan mobil yang dibuat untuk penggemar mengemudi. Artinya tak banyak yang bisa diapresiasi dari kabin belakangnya. Ia tak terlalu lega atau nyaman. Tapi untuk perjalanan dekat memang bukan masalah.

MID
Layar MID di instrumen BMW E46 ini terkenal agak rentan. Setelah pemakaian di atas 7 tahun, ia dapat memudar atau bahkan menghilang sama sekali. Penggantian suku cadang ini menuntut biaya lumayan mahal.

Konsumsi BBM
Belum ada teknologi secanggih EfficientDynamic pada saat itu. Hasilnya E46 tergolong lumayan boros. Tipe 325i bisa mencatat hanya 6-7 km/l di dalam kota. Lantas mobil ini juga mensyaratkan oktan minimal 95.

Tips Memilih BMW Seri 3 E46 Bekas


Secara umum mobil ini mesti cukup telaten merawatnya. Bila ada tanda-tanda kerusakan, sebaiknya segera ditangani supaya tidak mudah merembet ke komponen lain. Mesinnya sendiri cukup kuat dan berkualitas selama jadwal penggantian oli ditaati selalu. Namun untuk kaki-kaki ada beberapa keluhan, terutama di mobil yang kerap melalui jalan rusak. Tapi ketika semuanya bekerja dengan baik, E46 sangat me­nyenangkan dikendarai.

Paling aman adalah memilih 318i dengan mesin N43. Ia sudah cukup bertenaga, perawatannya relatif lebih murah dibanding 325i serta konsumsi BBM lumayan hemat.

Namun bagi Anda yang menginginkan deruman khas 6-silinder, maka Topgir merekomendasi 325i. Bukan hanya tenaganya tak beda jauh dengan 330i yang lebih mahal, BMW 325i juga telah dilengkapi dengan jok kulit.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel