Tips dan Panduan Membeli BMW Seri-5 E60 Bekas

Berbicara premium big sedan, untuk Anda penyuka kecepatan dan kestabilan, maka BMW Seri-5 bisa menjadi salah satu pilihan selain Audi A6.

BMW Seri-5 E60 autobild

Ditambah lagi, harga-nya saat ini telah terdepresiasi. Dengan uang sebesar Rp 200 jutaan, Anda sudah bisa meminang mobil ini.

Mobil ini hadir pertama kali Pada pertengahan tahun 2004. PT BMW Indonesia meluncurkan BMW Seri-5 dengan kode body E60 menggantikan Seri-5 dengan kode body E39 yang sudah hadir sejak tahun 1996 di Indonesia.

BMW Seri-5 ini hadir dengan tipe 520i, dan 530i. Kedua varian mobil ini masih menggunakan mesin dengan kode M54, dimana mesin ini telah digunakan pada model sebelumnya dan terkenal bandel.

Pada tahun 2005, varian 520i sudah menggunakan pelek berukuran 17 inci dengan ban anti kempis, RFT. Interior yang tadinya berwarna hitam pun berganti jadi abu-abu. Pun begitu dengan 530i nya yang menggunakan ban anti kempis RFT juga.
Pada tahun 2005, satu varian lagi muncul, yaitu 523i. Menggunakan mesin baru, mobil ini mempunyai kapasitas mesin 2.500 cc.

BMW Seri-5 E60 ini cukup canggih karena telah menggunakan i-Drive. Dimana kita dapat mengontrol fitur-fitur di dalam mobil hanya dengan menggunakan satu sentuhan saja dengan tombol iDrive tersebut.

Pada tahun 2008, E60 mengalami facelift. Beberapa perubahan seperti lampu, bumper depan, bumper belakang, dan lain-lain membuat mobil ini semakin terlihat segar. Mobil ini pun menggunakan tuas transmisi baru, yaitu joystick. Transmisi ini pun semakin membuat kabin E60 terlihat canggih.

Sejarah BMW Seri-5 E60 di Indonesia


2004 : PT BMW Indonesia meluncurkan BMW Seri-5 E60 dengan varian 520i dan 530i. Seri-5 ini hadir menggantikan E39 yang telah hadir di Indonesia sejak tahun 1996.

2005: Hadir satu varian lagi, yaitu 523i. Dengan mesin baru berkapasitas 2.500 cc. Selain itu untuk varian 520i dan 530i pun berganti ban menggunakan ban RFT.

2008: BMW Seri-5 E60 mengalami facelift. Terdapat beberapa perubahan pada mobil ini. Yaitu mesin, lampu, bumper depan , bumper belakang, tuas transmisi joystick dan lain-lain.

Panduan Membeli BMW Seri-5 E60 Bekas


Lampu Peringatan
Nyalakan mesin dan lihatlah apa ada indikator peringatan menyala. Bila ada peringatan muncul, sebaiknya periksakan ke bengkel resminya. Begitu juga bila ada fitur tak berfungsi, lampu peringatan akan menyala.

Kondisi Interior
BMW memberi bahan mewah ke interior Seri-5 ini. Tapi jika pemilik sebelumnya memakai secara kasar, bisa timbul kerusakan fisik cukup mudah. Biasanya bagian pelapis dekat switch pada power window mudah terkelupas. Pastikan interior dalam keadaan baik, karena perbaikannya juga bisa menuntut biaya tinggi.

Transmisi
Modul control unit EGS pada Seri-5 ini menyatu di dalam transmisi. Agak sulit memperbaiki kerusakannya kecuali dengan mengganti seluruh transmisinya. Tentu biayanya cukup mahal yaitu sekitar Rp 50 juta.

Pastikan pemilik sebelumnya secara periodik, setiap jarak tempuh mencapai 80 ribu kilometer mengganti oli transmisinya.

Warna
Paling aman adalah membeli BMW Seri-5 berwarna hitam atau silver. Kedua warna inilah yang paling banyak diminati. Bila Anda memilih warna yang agak unik, pastikan harga-nya lebih murah dari pasaran, karena Anda akan menemukan sedikit kesulitan saat menjualnya kembali.

Buku Servis
Jangan membeli BMW Seri-5 yang tak dilengkapi dengan catatan servis yang sempurna. Mobil ini menuntut perawatan prima di bengkel resmi, karena ada beberapa komponen spesial yang hanya bisa dirawat oleh bengkel resmi.

Konsumsi BBM
Bila Anda harus membeli tipe 530i, maka bersiaplah menghadapi borosnya konsumsi BBM dari unit bermesin 3.000 cc ini. Di dalam kota ia hanya mencatat 4 atau 5 km/l, dan Anda akan jarang memiliki kesempatan dan lokasi untuk memaksimalkan tenaganya.

Tips Memilih BMW Seri-5 E60 Bekas


Yang harus diperhatikan saat ingin membeli BMW Seri-5 E60 adalah periksa kaki-kakinya karena terbuat dari bahan alumunium. Memang bahan alumunium lebih enteng, tapi daya kekuatannya lebih kurang kuat dibandingkan dengan besi. Periksa juga karet bushing control arm. Karena pemakaian biasanya komponen tersebut suka rusak.

Perhatikan juga transmisinya. Pastikan pemilik sebelumnya mengganti oli transmisi tiap mobil sudah menempuh jarak tempuh 80 ribu kilometer. Hal ini dilakukan untuk mencegah modul control unit EGS yang menyatu dalam transmisi tidak terkontaminasi dengan kotoran. Sehingga modul control unit EGS tidak rusak. Selain itu perhatikan juga membran ventilasi mesin. Pastikan tidak ada oli mesin yang bocor.

Untuk Anda yang akan menggunakan mobil ini sebagai mobil sehari-hari, maka Topgir merekomendasikan BMW 520i keluaran tahun 2005. Mobil ini cukup irit, karena dalam keadaan macet, konsumsi bahan bakarnya mencatat sekitar 8 km/l.

Selain itu mesin M54 yang digunakan pada mobil ini cukup bandel dan jarang rusak. Untuk keluaran tahun 2005 sudah menggunakan pelek berukuran 17 inci dan ban anti kempis RFT.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel