Tips dan Panduan Membeli BMW X1 Bekas

SUV kompak kini semakin diminati karena memiliki akomodasi baik dan citra tangguh ala mobil SUV. Jika Anda mengincar versi mewah dari mobil SUV kompak, BMW X1 adalah sebuah pilihan yang menggoda. Berikut tips membeli BMW X1 bekas di Indonesia.

Tips dan Panduan Membeli BMW X1 Bekas di Indonesia

Mengapa SUV kompak kian diminati akhir-akhir ini? Alasannya mulai dari akomodasi baik, hingga citra tangguh khas SUV namun lincah dan praktis untuk dikemudikan sehari-hari. Apalagi dengan kondisi jalanan yang cenderung buruk, mobil dengan ground clearance tinggi semakin dibutuhkan masyarakat. Saat ini sudah banyak beredar SUV kompak dari Jepang di pasaran. Namun bagi Anda yang menginginkan nilai eksklusivitas dan kemewahan lebih, SUV kompak asal Eropa lebih cocok untuk dipinang. Pilihannya memang tidak sebanyak SUV kompak asal Jepang, tapi ada yang pilihan menarik untuk Anda, ialah BMW X1.

BMW X1 merupakan sebuah pilihan menarik karena dari sisi desain ia terlihat apik dengan bodi bergaya sport activity vehicle yang terlihat unik di jalan. Untuk sektor handling, BMW X1 tergolong baik dengan membawa karakter tajam khas mobil-mobil BMW lainnya.

Yang membuatnya semakin menarik, BMW X1 ditawarkan dengan dua pilihan mesin. 1.995 cc bensin, dan 1.995 cc diesel. Meski memiliki kapasitas sama, namun output tenaga berbeda. Mesin diesel yang diusung serupa dengan milik X3 dengan tenaga 177 dk dan torsi 350 Nm. Sedangkan versi bensinnya bertenaga 150 dk dan torsi 200 Nm.

Hal menyenangkan lainnya adalah, redaman suspensi dari BMW X1 yang terasa nyaman. Walau untuk sebagian konsumen, suspensinya tetap terasa kurang lembut, tapi setidaknya redaman suspensinya berbeda de­ngan karakter mobil-mobil BMW lainnya yang terkenal kaku.

Sejarah BMW X1 di Indonesia


2010 BMW X1 pertama kali menyapa publik Indonesia. Di tahun ini, BMW X1 dijual dalam kondisi impor utuh atau CBU. Saat diluncurkan bulan Juli, BMW X1 langsung hadir dengan dua pilihan mesin, bensin dan diesel. Respon cukup positif jatuh pada BMW X1 dengan pilihan mesin diesel. Terbukti dari terjualnya separuh dari total 150 unit mobil yang langsung dipesan di bulan itu.

2011 Oktober 2011, meluncur BMW X1 rakitan lokal. Dengan diubahnya status dari CBU menjadi CKD, harga BMW X1 turun sekitar Rp 59 jutaan di tahun itu. Meski penurunan harga cukup banyak, BMW X1 sDrive18i Executive justru hadir dengan beberapa fitur baru. Contohnya lampu depan Bi-Xenon, jok kulit Nevada, jok elektrik dengan memori, wood trim kualitas tinggi, BMW HiFi loudspeaker dengan koneksi Bluetooth interface.

2013 BMW menghadirkan facelift X1 di tahun ini. Kini X1 memiliki varian seperti seri-1 dan seri-3. Konsumen kini bisa memilih antara X1 sDrive18i xLine dan X1 sDrive20d Sport Line, selain juga masih ada varian ‘entry level' Business. Pada eksterior, tampilannya yang kian sporty dan gagah. Bumper-nya memiliki desain anyar dan lampu kabut bergeser letaknya untuk mendapatkan pencahayaan lebih luas. Lampu belakang pun kini berhiaskan LED yang semakin terang tanpa menyilaukan pengemudi belakang.

Panduan Membeli BMW X1 Bekas


Mesin
Untuk urusan mesin, baik unit mesin diesel dan bensin keduanya terkenal bandel dan minim perawatan. Khusus untuk mesin diesel sebaiknya pilih yang suara mesinnya masih halus, karena jika kasar kemungkinan ada kerusakan di sektor boring silinder. Untuk mesin bensin, pastikan kondisi mesin minim kebocoran oli. Uji pula dengan menginjak pedal gas sedikit dalam, pastikan tidak ada kepulan asap yang keluar dari BMW X1 bermesin bensin.

Interior
Pehatikan kondisi kulit jok BMW X1, khususnya bagian jok supir karena kursi bagian itu yang paling sering diduduki. Jika menemukan bagian kulit sudah mulai getas, tidak ada salahnya jika mengoleskan krim conditioner khusus kulit agar kelembabannya kembali terjaga. Perhatikan juga kelengkapan panel interiornya, pastikan tidak ada bagian yang hilang atau rusak, misalnya pada bagian kisi AC.

Riwayat Servis
Sebaiknya pilih unit BMW X1 yang selalu dirawat rutin di bengkel resmi. Meski sudah banyak bengkel spesialis yang mampu menangani BMW, perawatan di bengkel resmi lebih terjamin karena standarisasi tinggi yang diterapkan. Selain itu, mobil BMW yang tidak dirawat di bengkel resmi juga otomatis menggugurkan garansi resminya.

Transmisi
BMW X1 manggunakan tranmisi otomatis 6-percepatan. Meski cukup responsif, banyak konsumen BMW X1 yang mengeluhkan transmisi matiknya mengalami fenomena “jeduk” atau menyentak. Sebaiknya Anda lakukan uji jalan untuk memastikan unit yang diincar, transmisinya tidak menyentak. Karena jika demikian, kemungkinan terdapat kerusakan pada bagian solenoid pressure atau sensor speed transmition control module.

Modul ABS
Berikan perhatian khusus pada bagian ini. Komponen yang berguna untuk memproses semua sensor untuk mengendalikan kerja sistem rem ABS ini sering dikeluhkan rentan bermasalah pada BMW X1. Cara mengetahuinya hanya perlu perhatikan logo ABS pada speedometer. Pastikan logo padam, beberapa saat setelah mesin dihidupkan. Lakukan pula pengecekan via engine diagnostic tool.

Tips Memilih BMW X1 Bekas


BMW X1 terkenal bandel dan irit konsumsi bahan bakarnya. Perawatan biasanya hanya meliputi komponen fast moving saja. Namun, sebagian besar konsumen, datang dengan keluhan transmisi matik yang menyentak. Selain itu, komponen modul ABS juga biasanya sudah terdapat gejala malfungsi. 

Topgir merekomendasikan BMW X1 tipe 1.8 sDrive X-Line. Meski kalah dalam hal performa, BMW X1 bermesin bensin terkenal lebih mudah dalam hal perawatan. Kemudian, dengan masih minimnya ketersediaan bahan bakar diesel berkualitas di pelosok Nusantara, membuat mesin bensin menjadi pilihan yang bijak.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel