Tips dan Panduan Membeli BMW X5 Bekas

Tren SUV yang terjadi di dunia global dan juga diikuti oleh Indonesia membuat mobil bekas jenis ini banyak diburu oleh konsumen. Termasuk BMW X5 seken untuk Anda yang mencari kemewahan pada bodi besar. Inilah tips beli mobil SUV BMW X5 bekas di Indonesia.


Semakin menguatnya tren SUV mulai dari segmen Compact, Medium hingga Big banyak diburu. Begitu juga yang masuk di kelas premium. Tidak hanya mobil baru yang mulai variatif dijual oleh Agen Pemegang Merek (APM), tetapi mobil bekasnya pun kian banyak diminati. Untuk Anda yang ingin mempunyai SUV tapi dengan nuansa mewah, BMW X5 bisa jadi pilihan menarik Big Luxury SUV.

Bodinya yang besar dengan lekukan pada beberapa bagian membuatnya terlihat kekar dan sporti. Desainer BMW mempertahankan ciri khas dari X5 dengan dimensinya dan lekukannya. Pada model 2014 ini BMW X5 lebih modern dengan hadirnya LED pada lampu utama juga lampu kabut.

Guratan pada lampunya sekilas mirip dengan lini produk BMW lainnya seperti sedan. Sementara lampu belakangnya memiliki karakter yang rapi dan tegas. Desain yang baru ini diklaim tidak hanya mengubah tampilan tapi juga mempunyai aerodinamika yang lebih baik.

lini produk BMW lainnya seperti sedan. Sementara lampu belakangnya memiliki karakter yang rapi dan tegas. Desain yang baru ini diklaim tidak hanya mengubah tampilan tapi juga mempunyai aerodinamika yang lebih baik.

BMW xDrive35i dibekali mesin 2.979 cc 6-silinder bertenaga 306 dk dan torsi 400 Nm. Sementara xDrive50i mempunyai mesin lebih bertenaga yakni berkapasitas 4.395 cc V8 dengan tenaga 450 dk dan torsi 650 Nm. Bagi Anda pecinta diesel, bisa memilih xDrive25d dengan kapasitas 1.995 cc, tenaga 218 dk dan torsi 450 Nm.

Nah, bila Anda bingung memilih varian yang mana dan apa saja yang harus dicek ketika membeli BMW X5 bekas? Simak tulisan ini dan pendapat dari bengkel.

Sejarah BMW X5 di Indonesia


2001: Pertama kalinya BMW X5 masuk ke Indonesia dengan kode E53. Meski saat itu SUV masih tergolong mobil yang sangat mewah seperti sedan, BMW di Indonesia dengan berani meluncurkan SUV besar tersebut. Ada 2 jenis mesin yang ditawarkan, yaitu 3.000 cc dan 4.000 cc.

2004: Tiga tahun kemudian BMW X5 E53 mendapatkan penyegaran mulai dari perubahan desain eksterior, interior hingga penambahan fitur. Beberapa fitur modern pada masanya dihadirkan seperti lampu depan Bi-Xenon serta atap panoramic yang dapat dibuka.

2006: PT BMW Indonesia meluncurkan generasi kedua yang membuat konsumen semakin cinta dengan X5. Desainnya yang lebih gagah dan berotot membuatnya tampil berbeda dari pendahulunya.

2010: Tepat pada Oktober tahun tersebut meluncurkan minor change BMW X5. Perubahan tidak signifikan baik eksterior maupun interior. Layar LCD berukuran 8 inci menjadi salah satu fitur tambahan untuk hiburan.

2014: Eksistensi BMW X5 terus berlanjut dengan hadirnya generasi ketiga pada tahun 2014. Banyak perubahan detail terjadi di generasi ini. Lampu LED pada lampu utama, desain dasbor baru, peletakan panel instrumen yang lebih rapi.

2015: Bukan penyegaran melainkan penambahan varian baru yakni BMW X5 xDrive25d bermesin diesel. Kemunculan mesin diesel canggih BMW membuat SUV dengan kapasitas mesin lebih kecil dan bertenaga kian digemari.

Panduan Membeli BMW X5 Bekas


Bodi
Mengingat X5 memiliki ground clearance tinggi dan mampu melalui medan ekstrem, tidak ada salahnya Anda mengecek bodi. Cek pada bagian kolong bumper depan dan belakang. Juga cek kolong samping apakah ada yang penyok atau baret. Fender pada roda juga harus Anda cek apakah ada baret-baret bekas gesekan atau pantulan batu ketika melalui jalan rusak.

Suspensi
Mempunyai keunggulan ground clearance yang tinggi membuat suspensi bekerja lebih keras dari biasanya. Rasakan berjalan di jalanan rusak maupun normal. Komponen karet tension spread termasuk yang harus Anda cek. Bisa dicoba ketika jalan pelan sekitar 10-20 km/jam dan rem mendadak, apakah ada gejala setir atau ban goyang. Bila setir atau ban goyang maka komponen tersebut telah aus.

Catatan Servis
Pemilik mobil-mobil Eropa umumnya lebih percaya pada bengkel resmi dibandingkan bengkel umum. Anda bisa mengecek secara langsung ke bengkel resmi apakah BMW X5 incaran Anda rutin melakukan servis di bengkel resmi dan apakah ada komponen yang pernah diganti. Seluruh rekam jejak perawatan rutin bisa Anda ketahui.

Indikator
Periksa lampu indikator di sekitar spidometer seperti lampu mesin dan oli apakah menyala atau tidak. Bila menyala maka kemungkinan ada kerusakan atau sudah waktunya untuk servis seperti ganti oli.

Bahan Bakar
Teknologi mesin yang sudah canggih dengan turbo membuat asupan bahan bakar harus yang berkualitas. Untuk mesin bensin gunakan minimal RON 95 seperti Pertamina Pertamax Plus atau Shell V-Power. Sementara mesin diesel bisa menggunakan bahan bakar Shell Diesel atau PertaminaDex.

Elektrikal
Mobil Eropa umumnya mempunyai banyak fitur yang berhubungan dengan elektrikal. Contoh sederhana adalah pengaturan jok yang sudah menggunakan sistem elektrik.

Cek juga sunroof dan semua tur yang mempunyai sistem elektrik, apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Biaya perbaikannya tidak murah. Jika tetap tertarik, siapkan dana lebih untuk memperbaiki masalah elektrikal ini.

Tips Memilih BMW X5 Bekas


Langkah pertama yang harus diperhatikan adalah melakukan general check-up di bengkel resmi. Dilihat secara fisik, elektrikal maupun teknikal apakah berfungsi normal semua. Jangan lupa lihat track record mobil tersebut yang bisa diakses di bengkel resmi apakah pemilik sebelumnya melakukan servis rutin sesuai periode.

Cek di indikator lampu seperti mesin dan oli apakah sudah menyala atau tidak sebagai tanda harus dicek bila menyala. Kaki-kaki juga tidak luput dari pengecekan karena SUV umumnya melalui medan berat.

Dari banyaknya varian yang ada, Topgir merekomendasikan BMW X5 xDrive 35i yang sudah cukup untuk memenuhi karakter sebuah SUV mewah. Mesin 2.979 cc 6-silinder bertenaga 306 dk dan torsi 400 Nm. Performa yang sudah bisa Anda gunakan untuk melahap medan ringan maupun berat.

Dengan konsumsi BBM kombinasi 11,8 km/liter masih tergolong irit ditambah penggerak All Wheel Drive (AWD) memberikan sensasi.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel