Tips dan Panduan Membeli Honda Odyssey RC Bekas

Hadirnya sebuah MPV dari Honda yang menawarkan kenyamanan serta kemewahan pada sebuah kendaraan roda empat, cukup dilirik oleh konsumen. Dengan depresiasi harga bekas yang cukup tinggi, menambah daya tarik tersendiri untuk Odyssey.

Honda Odyssey autobild

Berbeda dengan MPV Premium lainnya. Disaat industri mobil saling berlomba melansirkan sebuah MPV Premium dengan bentuk yang bongsor, Honda malah menampilkan sebuah desain MPV Premium berbentuk station wagon.

Mengapa begitu? Hal ini dikarenakan desain dari Odyssey yang memiliki ground clearance rendah, desain atap yang turun ke bawah pada bagian belakang dan belum menggunakan pintu geser menjadikan Odyssey berbeda dengan rivalnya.

Tetapi desain yang tidak se­perti MPV ini memberi keberuntungan tersendiri bagi yang me­ngendarainya. Diantaranya, ialah pengendalian yang baik, sistem aerodinamis yang mendukung dan kenyamanan yang lebih dari sebuah MPV Premium.

Alhasil, pemilik Odyssey pun menjadi enggan untuk menggunakan jasa supir seperti rival dikelasnya yang memiliki tubuh besar.

Sejak tahun 2004 Odyssey mengalami ubahan menyeluruh dari pendahulunya dan dipasukan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM). Harga lebih rendah dari versi IU juga membuat minat beli konsumen menjadi meningkat.

Sampai di tahun 2009 se­bagai generasi terbarunya pada saat itu, masih memiliki bentuk sama dengan sebelumnya. Tidak ada perbedaan yang spesifik dengan kakak sekandungnya, hal itu terlihat dari sisi mesin, transmisi serta kepraktisannya sama persis.

Kemewahan jelas menyelimuti Honda Odyssey, salah satu fitur yang tersedia ialah pelipatan bangku secara elektrik, sangat memudahkan pemiliknya ketika ingin memasukan barang ke kabin.

Melihat banyaknya fitur yang menggunakan sistem elektrik, bagi Anda yang ingin meminangnya pun harus lebih hati-hati memilihnya. Lalu apa saja yang harus diperhatikan agar tidak terprosok dengan pengeluaran yang membengkak?

Sejarah Honda Odyssey di Indonesia


2004 Menarik ulur seja­rah Honda Odyssey ke belakang, Odyssey hadir dari Importir Umum (IU) dan ATPM pada saat itu. IU mendatangkan 3 va­rian, Absolute, L dan M. Varian M sebagai versi stan­dar, dapat dilihat dari bahan jok yang bukan dari kulit, lampu depan masih halogen dan pelek 15 inci.

Sedangkan varian L hanya ada penambahan fitur dari varian M. jauh berbeda dengan varian absolute yang bisa dibilang sebagai varian full spec dengan tersedianya lampu xenon,  keyless, sunroof, dan AC triple blower.

Tidak lama kemudian PT Honda Prospect Motor (HPM) mendatangkan Odyssey. Odyssey versi ATPM tampak luar tak jauh beda se­perti varian M. Namun pihak HPM merombak total fiturnya dan menjadikannya setara Absolute dengan harga yang lebih terjangkau.

2006 Odyssey melakukan facelift di tahun ini. Ubahan yang dilakukan mulai dari pelek, gril, bemper dan lampu. Pada bagian bumper terdapat lips di bagian bawah membuatnya lebih elegant, sedangkan pada bagian lampu depan dan belakang memiliki ukuran yang sama namun terdapat sentuhan warna putih.

2008 Selang dua tahun, Odyssey kembali melakukan facelift. Hal yang paling mencolok ialah terdapat lis krom besar di bawah gril.

2012 Kali ini perubahan yang Odyssey cukup terlihat signifikan. Hal tersebut terlihat dari desain lampu depan dan lampu belakang yang memipih menjadikan sebuah MPV yang elegant.

2014 Odyssey pun berevolusi kembali di tahun ini. Honda pun mengembalikan bentuk Odyssey seperti generasi pertamanya. Namun banyak hal yang diperbaiki dari Odyssey salah satunya ground clearance yang menjadi lebih tinggi. Pada generasi ini terdapat fitur yang tidak ada di generasi sebelumnya, yaitu fitur parkir otomatis.

Panduan Membeli Honda Odyssey RC Bekas


Katup valvematic transmisi
Ini ialah salah satu hal yang vital pada Honda Odyssey. Karena jika Anda harus melakukan pergantian part tersebut, Anda harus menyiapkan budget sekitar Rp 25 juta.

Cara mengecek pun cukup mudah, cukup injak pedal rem sekeras­nya, masukkan transmisi pada posisi D dan injak gas sembari tetap menekan rem. Apabila setelah beberapa saat putaran mesin mendadak turun, artinya ada kerusakan di katup transmisi. Tapi bila tidak artinya masih baik.

Pelipatan bangku Elekrik
Odyssey memiliki keunggulan fitur pelipatan bangku secara elektrik yang memberikan kemudahan. Pastikan fitur ini masih bisa bekerja dengan baik. Karena jika ada kerusakan, Anda pun harus mengocek kantung yang dalam.

Kaki-kaki
Suspensi dari Honda Odyssey sa­ngat menunjang kenyamanannya. Hal ini membuat bantingan menjadi empuk dan stabil. Namun melihat kondisi infrastruktur Negara ini dalam tahap pengembangan, pasti­nya ada sesekali mobil pun berkontak langsung dengan lubang-lubang di jalan. Pastikan tak ada bunyi-bunyi dari suspensi saat Anda melakukan tes jalan. Karena harga sokbreker mobil ini lumayan mahal.

CBU VS CKD
Menurut sejarahnya Odyssey dikeluarkan oleh IU (Importir Umum) dan APM (Agen Pemegang Merek) di Indonesia. Pilih lah Odessey yang dikeluarkan oleh APM, karena adanya keterbatasan sparepart untuk Odyssey yang dihadirkan oleh IU dan terdapat perbedaan sparepart diantara keduanya. Untuk membedakannya, cukup melihat VIN (vehicle identification number)

Ground clearance
Mobil ini memiliki ground clearance sangat rendah untuk ukuran MPV. Dalam keadaan tanpa muatan saja, lantai mobil ini rentan menyentuh polisi tidur atau gundukan. Cek bagian bawah, apakah ada kerusakan atau tidak?

Tips Memilih Honda Odyssey RC Bekas


Honda Odyssey ialah sebuah MPV Premium yang salah satu mobil bekas Honda yang cukup dilirik. Dengan kapasitas 7 penumpang, serta kenyamanan dan kemewahan yang ialah alasan dari para pemilik Odyssey.

Tidak ada masalah untuk urus­an mesin, hanya saja bagi Anda yang tertarik dan hendak membeli Odys­sey bekas, perhatikan sistem transmisi otomatisnya. Karena hal itu cukup menguras biaya bila ada kerusakan.

Lantas, Topgir merekomendasi Odyssey keluaran resmi dari PT Honda Prospect Motor. Lebih di karenakan sparepart-nya yang masih banyak beredar bengkel resmi maupun di pasaran. Sehingga ketika ada pergantian sparepart, Anda tidak akan direpotkan.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel