Tips dan Panduan Membeli Hyundai Atoz Bekas

Kebutuhan kendaraan untuk menunjang mobilitas di kota besar kian meningkat. Alat transportasi umum yang belum kunjung membaik, membuat konsumen lebih memilih kendaraan pribadi sebagai tunggangan hariannya. Agar sesuai dengan kondisi jalan perkotaan, tentu mobil dengan dimensi mungil dan irit bbm menjadi pilihan terbaik.

Hyundai Atoz autobild

Hyundai Atoz dapat menjadi salah satu pilihan. City car asal Korea ini telah terbukti keandalannya sejak diluncurkan pada tahun 2000 di Indonesia. Bila dibandingkan dengan kompetitornya – Suzuki Karimun – ia selangkah lebih maju. Dapur pacu Atoz telah mengadopsi teknologi multi valve dan pasokan bahan bakar injeksi.

Meski sosoknya mungil sebagai city car, namun kesan sempit menjadi sirna ketika sudah duduk di dalam. Penumpang dengan tinggi badan 170 centimeter bisa duduk dengan lega, baik di bangku depan maupun belakang. Tak heran kalau Atoz menarik banyak peminat.

Atoz juga menjadi pionir transmisi matik untuk city car - sangat aplikatif untuk lalu lintas di dalam kota yang padat. Berbekal keunggulan konsumsi bahan bakar dan kelebihan-kelebihan lainnya ini, Atoz pun muncul menjadi primadona pasar city car.

Di awal pemunculannya, meski terbilang merek baru asal Korea, Atoz berhasil membombardir produk Jepang. Mesin 1.000 cc-nya sudah mengaplikasi sistem multipoint injection 12 valve layaknya mobil modern di eranya. Sebaliknya Karimun sebagai rival Atoz masih mengusung pasokn bahan bakar karburator dengan 8 katup.

Apalagi Atoz telah mengalami pengembangan dalam hal kapasitas mesin menjadi 1.100 cc sebelum ia berganti jubah menjadi Hyundai i10. Generasi kedua Atoz mampu mengeluarkan tenaga 64 dk. Cukup andal untuk mobil dalam kota.

Selain hemat bahan bakar, Atoz mampu membawa 4 penumpang dengan cukup nyaman, karena ruang kabin cukup lega untuk penumpang dengan tinggi badan 170 cm. Tak heran kehadirannya cukup menarik perhatian.

Kelebihan-kelebihannya itulah yang membuat permintaan Atoz menjadi cukup tinggi. PT HMI pun tak menyia-nyiakan peluang. Atoz segera di rakit di dalam negeri agar permintaan pasar bisa dipenuhi disamping untuk memangkas harga.

Namun, persaingan city car  semakin ramai dengan hadirnya produk-produk baru asal Korea, Malaysia, dan Jepang seperti KIA Picanto, Proton Savvy, dan Suzuki Karimun Estilo. Kompetisi yang semakin berat serta teknologi para rival yang tak kalah hebat dari Atoz, berakibat pamor city car  Korea ini kian meredup sampai akhirnya ia distop penjualannya oleh PT HMI.

Sejarah Hyundai Atoz di Indonesia


PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) meluncurkan Atoz pada Maret 2000. Ada dua pilihan transmisi, manual dan otomatis. Ketika itu unitnya masih CBU.

Di luar dugaan, permintaan pasar cukup tinggi sehingga setahun kemudian, Atoz dirakit di dalam negeri. Pilihannya makin variatif yakni G, GLX dan GLS.

Tipe G sebagai varian standar, kondisinya minim fitur. Di dalamnya belum terpasang tape, fog lamp atau power window. Pelek kaleng dan tanpa hardboard  belakang sebagai penutup bagasi.

Varian GLX sebagai varian menengah cukup lumayan. Pintu depan misalnya, sudah dilengkapi power window dan tersedia tape  serta third brake lamp.

Sebaliknya, tipe GLS sebagai varian termewahnya,  fiturnya paling lengkap. Beberapa fitur penting sudah terpasang seperti AC, power window, remote kunci, pelek alloy, Takometer dan wiper belakang. Tak kecuali pilihan transmisi matik. Ada lagi varian Smart Edition yang merupakan unit pesanan sesuai selera konsumen.

Lima tahun kemudian, Atoz melakukan perubahan wajah dan mesin yang cukup signifikan. Lampu depan misalnya, sudah berbentuk kotak besar menggantikan lampu semi-bulat pada versi sebelumnya. Tak kecuali, desain Gril depan dan bumper. Namun, pilihannya disederhanakan  menjadi transmisi matik dan manual saja.

Dapur pacu dinaikkan dari 999 cc menjadi 1.086 cc. Hasilnya, tenaga terdongkrak menjadi 64 dk pada putaran 5.500 rpm. Hebatnya, konsumsi BBM justru lebih hemat dari 16,6 km/l menjadi 20 km/l untuk rute jalan tol.

Panduan Membeli Hyundai Atoz Bekas


Regulator power window
Sistemnya regulator power window  Atoz agak unik dan sering bermasalah. Penyebab utamanya adalah rel kaca dari bahan karet yang mudah seret. Akibatnya pegangan regulator yang bekerja seperti prinsip tali timba rentan putus. Pastikan sistem power window  masih bagus sebelum Anda memutuskan untuk membeli mobil incaran.

AC
Banyak keluhan pada AC Atoz khususnya unit-unit CBU. Problem biasanya terjadi pada sirkuit di ECU yang berfungsi mengatur kerja pendingin udara ini. Banyak bengkel yang mengambil jalan pintas mengatasi masalah ini dengan mem-by-pass  arus listrik untuk AC tanpa melewati ECU. Ciri-ciri Atoz yang sudah diakali seperti ini adalah blower  AC yang tetap dapat hidup walau mesin dalam kondisi mati.

Transmisi otomatis
Sistem transmisi otomatis Atoz seringkali rewel, dan celakanya harga part  transmisi ini terbilang mahal. Jadi ada baiknya jika tertarik Atoz transmisi otomatis, cek kondisi transmisinya apakah masih bagus atau tidak. Anda dapat merasakannya saat perpindahan gigi. Bila terasa hentakan atau putaran mesin meninggi dan tidak dibarengi dengan laju mobil, menandakan transmisi sudah mulai bermasalah. Urungkan niat menebusnya jika transmisi pintar ini bermasalah.

Electric fan
Perangkat pendukung pendinginan mesin ini menjadi salah satu titik lemah Atoz. Jika putaran motor kipas sudah lemah dan kerusakan ini dibiarkan, mesin Atoz mudah mengalami gejala overheat.  Karena itu teliti dengan seksama, apakah electric fan mobil incaran masih berfungsi dengan baik atau tidak. 

Pompa bensin
Filter bahan bakar terlalu rapat sehingga mudah mampat. Gejalanya, mobil mudah over-heat dan mesin akan mudah mati, lantaran suplai bahan bakar pada injection-pump tersendat. Jalan keluarnya, gantilah filter bahan bakar sesuai panduan dari pabrikan dan jangan menunda.

Pintu belakang
Suara berisik sering terdengar dari pintu belakang. Hal itu diakibatkan setelan pintu belakang mudah mengendor. Cara mengatasinya, pengait kunci pintu     belakang dikendorkan, lalu dorong kearah depan. Kemudian kencangkan kembali.

Tips Memilih Hyundai Atoz Bekas


Bagi Rama Usumabrata, Hyundai Atoz 1.0, cukup bandel sebagai city car.  Konsumsi bahan bakarnya irit dan tenaga mesinnya cukup besar. Hanya kualitas beberapa bagian kecil, seperti hendel pintu kurang bagus dan ringkih. Tapi secara umum, Atoz cukup tangguh, di samping hemat bahan bakar dan compact, Atoz cukup tangguh menjelajahi daerah perkotaan yang macet, macam Jakarta.

Pilihan Atoz bertransmisi manual lebih menarik ketimbang matik, karena sistem transmisinya kerap bermasalah dan harga part  untuk perbaikannya cukup mahal. Sebaliknya transmisi manual Atoz nyaris tanpa gangguan walau sudah masuk usia 10 tahun. Intinya, Hyundai Atoz memiliki banyak kelebihan. Harga bekasnya  dan onderdilnya murah. Juga tidak rewel dan mudah perawatannya.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel