Tips dan Panduan Membeli Mercy C-Class W204 Bekas

Sejak C-Class muncul secara resmi sekitar 17 tahun lalu, mobil ini langsung menguasai pasar sedan mewah. Selain harganya cukup terjangkau, C-Class juga tetap mengusung teknologi premium.

Generasi ini yang berkode bodi W204 sudah wira-wiri di jalan Indonesia sejak 2008 lalu. Dan di awal kemunculannya ia langsung menyabet gelar Small Luxury Sedan terbaik di ajang Auto Bild Award.


Faktor kedinamisan yang sempat dianggap kurang pada jajaran sedan Mercedes-Benz ditepis habis oleh mobil ini. Bukan hanya dapat dikendalikan secara presisi, secara mengejutkan C-Class W204 mampu berakselerasi impresif serta memiliki posisi duduk sangat ergonomis.

Tak heran kalau di pasaran mobil bekas harganya masih tergolong tinggi bila dibandingkan rival sejenis seperti Audi A4 atau BMW Seri-3. Proses menjualnya pun sangat mudah mengingat peminatnya cukup membeludak.

C-Class W204 ini juga merupakan C-Class yang pertama kalinya di Tanah Air memperkenalkan mesin bensin dengan pasokan udara paksa supercharger maupun turbo.

Sejarah Mercy C-Class W204


2008 : Menggantikan C-Class W203 alias model lampu kacang, Mercedes-Benz mengejutkan dengan banyaknya inovasi yang terjadi di W204. Ditawarkan dalam varian C200 Kompresor, C230 serta C280, mobil ini memberi desain gagah luar dalam sekaligus faktor keasyikan mengemudi hebat. Karena kurangnya peminat di generasi sebelumnya, Mercedes-Benz pun tak memasukkan varian diesel di W204. Dan seperti diduga, C200 Kompresor langsung memimpin penjualan.

2010 : Mercedes-Benz mengeluarkan model CGI alias turbo. C200 Kompresor digantikan oleh C200 CGI yang lebih bertenaga, sementara itu dikeluarkan pula varian baru C250 CGI. Meski berkapasitas sama yakni 1.796 cc, C250 CGI menggantikan C230 memiliki tenaga 20 dk lebih besar, dan dilengkapi pelek dan body kit dari AMG. Selain itu C280 berganti nama menjadi C300 dan tampil dalam trim Avantgarde yang sudah dilengkapi atap kaca.

2011 : Dilakukan facelift yang cukup signifikan. Selain lampu depan berubah bentuk, di interior juga hadir panel MID serta monitor beresolusi HD. Ini membuatnya jadi terasa lebih mewah dan canggih.

Panduan Membeli Mercy C-Class W204 Bekas


Lampu Peringatan
Nyalakan mesin dan lihatlah apa ada indikator peringatan menyala. Kuning berarti waspada, sedang merah artinya harus segera diatasi dan bisa membahayakan. Bila ada peringatan muncul, sebaiknya periksakan ke bengkel resminya. Begitu juga bila ada fitur tak berfungsi, lampu peringatan akan menyala.

Kaki-kaki
Sokbreker milik C-Class W204 tergolong cukup mahal. Oleh karena itu periksa dengan seksama apakah ada bunyi tak wajar dari bagian kaki-kaki. Bila ya, sebaiknya periksakan dulu ke bengkel. Satu set lengkap suspensi depan belakang bisa menghabisakan dana sekitar Rp 20 juta.

Catatan Servis
Ini sangat vital untuk dilakukan di Mercedes-Benz C-Class. Tanpanya garansi akan hilang dan kemungkinan besar mobil incaran Anda tak dalam kondisi prima. Lihat juga apakah sang pemilik memperpanjang paket servis terintegrasinya, karena ini juga akan memperpanjang garansi.

Warna
Paling aman adalah membeli C-Class berwarna hitam atau silver. Kedua warna inilah yang paling banyak diminati. Bila Anda memilih warna yang agak unik, pastikan harganya lebih murah dari pasaran, karena Anda akan menemukan sedikit kesulitan saat menjualnya kembali.

Konsumsi BBM
Bila Anda harus membeli tipe C280 atau C300, maka bersiaplah menghadapi borosnya konsumsi BBM dari unit bermesin V6 ini. Di dalam kota ia hanya mencatat 7,2 km/l, dan Anda akan jarang memiliki kesempatan dan lokasi untuk memaksimalkan tenaganya.

Jok Belakang
Meski merupakan sebuah Mercedes-Benz, C-Class tak terlalu nyaman ditumpangi di belakang. Ruang kakinya agak sempit bagi penumpang di atas 170 cm. Pastikan ini tak bermasalah bila Anda memang menggunakan jasa pengemudi.

Tips Memilih Mercy C-Class W204 Bekas


Paling vital adalah memastikan seluruh perawatan dan perbaikan dilakukan di bengkel resmi. Ini akan menjaga kondisi mobil serta garansi yang ada. Bila Anda menemukan mobil yang catatan servisnya kurang baik, bisa saja bawa ke bengkel resmi untuk dilakukan general check-up (biaya sekitar Rp 1 juta).

Untuk sisi teknis mobil tersendiri tidak ada masalah berarti yang Topgir temui di W204. Bahkan isu daya tahan interior yang biasa terjadi di mobil premium tak ditemukan sama sekali di mobil ini.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel