Tips dan Panduan Membeli Toyota Rush Bekas

Penjualan SUV di Indonesia tergolong tinggi. Bahkan tak jarang ada beberapa tipe SUV yang masuk ke dalam daftar 10 besar mobil terlaris di Indonesia. Dan ketika pasarnya berlimpah, selalu ada celah untuk tampil beda.

Toyota Rush autobild

Setelah sukses besar de­ngan Avanza, Toyota dan Daihatsu melancarkan lagi serangan mereka de­ngan produk rancangan bersama dalam bentuk compact SUV. Dinamai Toyota Rush dan Daihatsu Terios, kehadiran mereka memenuhi kebutuhan pasar akan SUV praktis dengan mesin ekonomis.

Meski berbasis sama persis, Rush lebih te­rasa se­perti SUV sejati ketimbang Terios yang berkapasitas 7 penum­pang. Tampilannya juga gagah meski dengan harga sedikit lebih mahal dari saudaranya.

Mengusung mesin 1.495 cc VVT-i bertenaga 109 dk, Rush juga memiliki tenaga cukup, apalagi dibantu dengan perbandingan gigi akhir yang besar. Memang agak meraung saat berkendara di kecepatan tinggi, namun sangat gesit saat diajak meliuk di perkotaan.

Sama seperti produk Toyota lainnya, Rush dirancang untuk mudah dirawat serta tahan lama. Jadi ini merupakan berita baik bagi Anda yang hendak mengincarnya dalam kondisi bekas. Selama tidak ada kesalahan pemakaian signifikan dari pemilik se­belumnya, kemungkin­an sangat besar Anda men­dapat Rush dalam kondisi baik.

Sejarah Toyota Rush di Indonesia


2006 : Toyota Rush dan saudara kembarnya Daihatsu Terios ditawarkan kepada publik Desember 2006. Tampilan Rush terlihat modern, sporty dan terkesan mewah. Dan dengan mesin serupa Avanza 1.5, harganya juga bisa ditekan rendah untuk ukuran SUV. Tak heran, peminatnya cukup mengular dan mesti antre beberapa bulan untuk mendapatkan Rush. Bahkan penjualannya nyaris menenggelamkan saingan terdekatnya seperti, Suzuki SX-4 dan Nissan Livina X-Gear.

Toyota lebih memilih kon­sep 5 penumpang seperti sejati­nya SUV. Anda pun mendapatkan ruang bagasi lebih lega. Belum lagi citra Toyota memang lebih kuat di pasaran.

2009 : Di Oktober 2009 Rush melakukan penyegaran, khususnya eksterior. Perubahan New Toyota Rush tampak pada front dan rear bumper guard, foglamp cover, serta front grill ornament dengan sentuhan krom sesuai selera konsumen Indonesia.

Namun yang terpenting adalah set-up suspensi yang kini dibuat lebih lembut. meski konsekuensinya, pengendalian menjadi agak limbung dari pendahulunya.

Toyota Rush tetap menawarkan tiga pilihan tipe yakni G dan S bertransmisi manual maupun otomatis. Tipe S lebih lengkap karena telah dilengkapi fitur rem ABS, EBD, dual-airbag dan sensor parkir.

Panduan Membeli Toyota Rush Bekas


Kaki Kaki
Karena berbentuk SUV, banyak pemilik mengira mobil ini sangat kuat diajak menembus jalan rusak dengan kecepatan tinggi. Padahal beberapa komponen kaki-kakinya tidak dirancang untuk itu. Pastikan tak ada bunyi ‘aneh’ saat dari suspensi saat melakukan test drive.

Mesin
Seharusnya tidak akan ada masalah berarti di mesin bila pemilik sebelumnya rajin melakukan perawatan. Lihatlah riwayat perawatan mobil di bengkel resmi, serta perhatikan apakah ada kebocoran pelumas di ruang mesin.

Kopling
Untuk tipe manual, rasakan apakah kopling masih dalam kondisi baik. Di kemacetan kota besar usia pakai kopling bisa menjadi lebih pendek. Anda bisa menggunakan ini untuk menurunkan harga.

Kebisingan Mesin
Dapur pacu 3SZ-VE DOHC VVT-i, 1.495 cc 4 silider dan 16 katup cc ini terkenal andal dan hemat BBM. Sayangnya suara mesin saat putaran tinggi masuk ke kabin dan cukup mengganggu.

Suspensi
Bagaimanapun, jangan samakan Rush dengan SUV sejati untuk off-road. Bantingannya cenderung lebih empuk dan material kaki-kaki tak setangguh SUV macam Jeep.

Jok Tambahan 
Tempat duduk baik bagian depan maupun baris kedua lumayan lega. Jika ingin melakukan penambahan jok baris ketiga seperti Daihatsu Terios, dudukannya sudah disiapkan. Termasuk tersedianya cup holder dan AC double blower. Namun, ruang yang tersedia terlalu sempit, akibatnya jok tambahan ini hanya cocok untuk anak-anak.

Tips Memilih Toyota Rush Bekas


Salah satu hal yang harus diperhatikan jika anda mau membeli Toyota Rush adalah mesin. Cek apakah ada kebocoran di bagian mesinnya. Kaki-kaki juga harus diperhatikan pada bagian sokbreker dan tie rod. Kalau kaki-kaki nya rusak akan timbul bunyi menggangu.

Untuk mobil yang bertransmisi otomatis, jika jarak tempuhnya sudah mencapai 40 ribu km atau lebih, maka sebaiknya dilakukan pengurasan oli transmisi matik. Selebihnya tidak ada masalah berarti di mobil ini.

Dari beberapa tipe yang ada, Topgir  mereko­mendasikan tipe S face­lift. Selain fiturnya lebih lengkap, tipe S ini sudah dilengkapi dengan rem ABS yang menjamin pengereman optimal di segala kondisi jalan. Untuk transmisinya Topgir menyarankan Anda memilih varian otomatis. Selain lebih nyaman digunakan, di jalan tol versi ini akan melaju dengan putaran mesin lebih rendah. Suara yang merasuk ke kabin berkurang dan makin hemat BBM di tol.
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel